Pengaruh Penempatan Sesuai Keahlian Dan Pengalaman Kerja Pada Produktifitas Kerja Pegawai Di PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan
Keywords:
Penempatan Sesuai Keahlian, Pengalaman Kerja, Produktifitas KerjaAbstract
Salah satu aset dari perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan sarana dan prasarana air bersih yang berkualitas yaitu Daerah Air Minum (PDAM) secara umum PDAM mempunyai misi yang tidak sama dengan perusahaan lain. Hal ini di sebabkan karena sebagai perusahaan daerah PDAM tidak hanya berorientasi pada keuntungan (propit) semata namun para pimpinan dan pegawai PDAM juga harus mampu memberikan produktifitas kerja yang baik bagi perusahaan. Berdasarkan pengolahan data yang dilakukan pada uji determinasi, nilai koefisien determinasi Adjusted R Square sebesar 0,629. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan variabel penempatan (X1) dan pengalaman (X2) menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel variabel produktifitas kerja (Y) pada PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan sebesar 62,9%. Sedangkan sisanya sebesar 37,1% merupakan pengaruh dari variabel bebas lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan uji t, diperoleh bahwa menolak Ho dan menerima H1 untuk variabel penempatan (X1) dan pengalaman (X2). Dengan demikian, secara parsial penempatan dan pengalaman berpengaruh positif dengan tingkat pengaruh signifikan terhadap produktifitas kerja pada PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan. Berdasarkan Hasil Uji F, diperoleh hasil persyaratan uji pengaruh dimana jika F hitung> F tabel yaitu 31,269>3,32, maka Ho ditolak dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel bebas penempatan dan pengalaman memiliki pengaruh secara serempak dan signifikan terhadap variabel terikat produktifitas kerja.
References
[2] Almalifah.(2004).Hal 37.Perilaku Konsep Kontraversi dan Aplikasi. Penerbit:Bhuana Jakarta.
[3] Bangun.(2012). Hal 159.Manajemen Sumber Daya Manusia. Penerbit: Erlangga.
[4] Dewey Jhon.(2002) Hal147.Pengalaman Dan Pendidikan.
[5] Endranto (2013) Hal 78.Pengaruh Pengalaman Kerja.Penerbit: PT Pelita Satria
[6] Foster.(2001) Hal 43.Pembinaan Untuk Kinerja Karyawan. Penerbit: Jakarta ppm.
[7] Gibson.(1996). Hal 57.Organisasi,Perilaku,Struktur,Proses.Penerbit:Jakarta Bina Putra.
[8] Hasibuam .(2000)Hal 109.Sumber Daya Manusia. Penerbit: Bumi AksaraJakarta.
[9] Http:// Sleekr.co.blog.Strategi Pengembangan Potensi Kinerja SDM.
[10] Https:// Bionergi center.com.
[11] L.W.Umboh.(2016). Hal 567.Pengaruh disiplin ,Pelatihan,Pengalaman dan Lingkungan kerja.Penerbit: Enseval Putra Manado.
[12] Manullang (1984) Hal15. Manajemen personalia. Penerbit:Ghalia Indonesia Jakarta.
[13] Marihot.(2005). Manajemen Sumber Daya Manusia. Penerbit:Grasindo.
[14] Mathis Dan Jacson.(2006) Hal 262.Korelasi Positif Penempatan Pegawai dan Peningkatan Produktifitas Kerja. Perkasa.
[15] Ravianto J. (1986). Revisi 2012 Produktifitas dan pengukuran.
[16] Siagian.(2002).Produktifitas Kerja. Penerbit: Bumi Aksara.
[17] Siagian.(2015) Hal 170.Manajemen Sumber Daya Manusia.
[18] Sinungan .(2009). Produktifitas dan Manajemen.Penerbit: Bumi Aksara.
[19] Siswanto.(2000) Hal 220.Penerimaan,Seleksi Dan Penempatan Tenaga Kerja.
[20] Sodermayanti.(2007). Hal 288.Manajemen Manusia.
[21] Sutrisno Edi.(2011) HAL 104-105.Manajemen Sumber Daya Manusia.Penerbit: Kencana Jakarta.
[22] Suwanto.(2003).Manajemen Sumber Daya Manusia.Penerbit: Jakarta Erlangga.
[23] Syafaruddin. (2008) Hal 23. Manajemen Sumber Daya Manusia Strategi Keunggulan. Penerbit: BPFE Yogyakarta.
[24] Tohardi .(2002).Pemahaman Praktis Manajemen SDM.Penerbit: Mandar Maju Bandung.
[25] Wibowo. (2002) hal 116. Manajemen Kinerja. Penerbit: PT.Raja Grafindo Persada.



